5 Martabak Manis Ini Lagi Nge-Hits di Jakarta. Inilah Alasannya!

Martabak manis memang salah satu kuliner yang populer di Indonesia. Saking populernya, inovasi martabak manis pun begitu pesat dari masa ke masa. Dari yang awalnya cuma berisi coklat dan kacang, martabak manis isi keju pun mulai diperkenalkan kepada masyarakat.

martabak manis di Jakarta

Saat ini, martabak manis semakin digemari dan bervariasi. Jadilah sekarang, banyak inovator martabak manis di Jakarta yang hits karena keunikannya sendiri-sendiri. Berikut inilah 5 martabak nge-hits di Jakarta dan kenapa mereka patut untuk dicoba.

  1. Martabak San Fransisco

Martabak San Fransisco bukanlah pemain baru di dunia martabak. Justru, Martabak San Fransisco merupakan salah satu pionir martabak manis di Indonesia. Didirikan pada tahun 1965 di Bandung, Martabak San Fransisco dikenal sebagai martabak manis yang enak dan bervariasi. Ketenarannya menginspirasi banyak pedagang untuk menjual martabak manis di kota lain.

Dengan inovasi yang berkelanjutan, Martabak San Fransisco masih bertahan sampai sekarang dengan rasa-rasa baru yang kekinian. Bahkan, sejak tahun 2011, Martabak San Fransisco mulai mengembangkan konsep waralaba. Hasilnya, saat ini, gerai Martabak San Fransisco bisa ditemukan di mana-mana, termasuk di Jakarta. Penasaran ‘kan untuk ngicipin rasa martabak buatan pionir martabak manis?

  1. Martabak Sinar Bulan

Martabak yang sudah eksis selama 30 tahun ini mungkin memang tidak mengikuti tren isian yang macam-macam. Namun, daya tariknya adalah martabak super tebal dengan isian yang nggak santai. Isian Martabak Sinar Bulan benar-benar banyak banget, bo!

Biasanya, isian martabak pastilah lebih tipis dibandingkan dengan tebalnya daging martabak manis. Nah, isian Martabak Sinar Bulan justru jauh lebih tebal nih daripada daging martabaknya. Padahal, ketebalan daging Martabak Sinar Bulan sendiri mencapai 8 cm. Jadi, makan martabak ini pasti berasa puas banget. Pantas saja jadi salah satu martabak nge-hits di Jakarta.

Selain itu, rasa adonan Martabak Sinar Bulan sendiri sudah enak meski tidak pakai isian apa-apa. Oleh karena itu, pengunjung pun bisa memesan Martabak Polos, yaitu martabak manis tanpa isian apa-apa.

  1. Martabak Blackpool

Adonan martabak manis biasanya berwarna kuning. Beberapa martabak nge-hits di Jakarta diinovasikan dengan memasukkan aroma pandan maupun red velvet ke dalam adonan martabak. Hasilnya, kulit martabak akan tetap berwarna kecoklatan, tetapi daging martabak jadi berwarna hijau ataupun merah. Lalu, pernahkah Anda membayangkan makan martabak yang berwarna hitam, baik daging maupun kulitnya?

Cobalah Martabak Blackpool untuk merasakan sensasi martabak manis hitam pekat, dari daging sampai ke kulitnya. Warna hitam Martabak Blackpool diperoleh dari pencampuran tepung blackforest ke dalam adonan martabak. Tepung blackforest ini diimpor langsung dari Australia.

Isian martabak ini pun tidak kalah unik. Misalnya saja, Blackforest Creamy Mozaic. Krim keju dioleskan sebagai separuh isian martabak manis hitam pekat ini. Selanjutnya, pada separuh sisanya, ditaburkan sereal buah yang warna-warni seperti pelangi. Terakhir, tepung madu ditaburkan di atas krim keju dan sereal buah. Menggiurkan, ya! Penasaran? Kunjungi saja gerai Martabak Blackpool di Gandaria maupun di Tebet, Jakarta Selatan.

  1. Martabak Gelato

Untuk memperoleh rasa terbaik, martabak manis biasanya disajikan hangat dan dimakan segera setelah dimasak. Namun, lain halnya dengan martabak gelato. Martabak ini justru disajikan dingin karena diolah menggunakan nitrogen cair. Bukan hanya itu, isiannya pun berupa es krim gelato.

Martabak gelato bisa dibeli di Martabakku Menteng yang membuka gerainya di Menteng Wok Street Food, Jakarta Pusat. Untuk menikmati martabak gelato, pilihlah menu Martabakku Dragon’s Breath. Martabak ini merupakan hasil kerja sama antara Martabakku Menteng dengan Ron’s Laboratory.

Mula-mula, adonan martabak gelato dicampur dengan aroma pilihan Anda, yaitu pandan, kopi, taro, atau red velvet. Aroma ini akan mempengaruhi warna martabak. Selanjutnya, isian pilihan Anda akan diolah menjadi gelato dan dioleskan ke dalam martabak. Ketika martabak disajikan di meja Anda, nitrogen cair disiramkan ke atas martabak sehingga kulit martabak menjadi dingin dan renyah.

  1. Martabak Boss

Martabak Boss juga termasuk martabak nge-hits di Jakarta. Isiannya bervariasi seperti umumnya martabak kekinian. Namun, senjata utama Martabak Boss bukanlah pada isiannya. Martabak Boss unggul pada pembuatan adonan martabak. Dengannya, martabak tetap empuk dan enak meski baru dimakan keesokan harinya.

Terdapat 13 varian martabak manis yang dapat dipilih di Martabak Boss, dari versi original, matcha, nastar, tape, durian, red velvet, hingga Black Choco Lava. Untuk menikmatinya, Anda dapat mengunjungi truk kuning Martabak Boss yang paling dekat dari tempat tinggal Anda.

***

Nah, setelah mengetahui berbagai keunikan martabak nge-hits di Jakarta, martabak mana yang ingin Anda cicipi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *