upaya memberantas kemiskinan di jakarta
Ketahuilah

Faktor- Faktor Penyebab Sulitnya Memberantas Kemiskinan di Jakarta

Secara umum, tingkat kemiskinan di Indonesia memang menurun meski selama beberapa tahun ke belakang semakin melambat. Sayangnya, hal yang sama tidak terjadi pada Ibu Kota DKI Jakarta. Selama tiga tahun terakhir (2015-2017), jumlah penduduk miskin dikabarkan terus bertambah meskipun pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk memberantas kemiskinan di Jakarta.

Saat ini ada sekitar 393,13 ribu warga Jakarta yang tercatat hidup di bawah garis kemiskinan. Per September 2017, jumlah ini naik sebanyak 3,77% (bertambah 3,44 ribu jiwa). Walaupun angka kemiskinan di Jakarta paling rendah di Indonesia, namun jumlahnya selalu stagnan setiap tahunnya. Lantas, apa yang salah dari upaya memberantas kemiskinan di Jakarta yang selama ini selalu digaungkan? Apa yang sebenarnya membuat kemiskinan di Jakarta begitu sulit diberantas?

  1. Karakteristik Program Pemberantasan yang Belum Sesuai

Harus diakui bahwa program pemberantasan kemiskinan yang selama ini dilakukan pemerintah cenderung berorientasi amal-karitatif, alih-alih pemberdayaan. Mulai dari pemberian beras sejahtera, Program Keluarga Harapan (PKH), kartu Jakarta Pintar hingga kartu Jakarta Sehat dan lain sebagainya.

Karena hanya bersifat bantuan materil, tidak ada stimulasi munculnya swakarsa dari masyarakat. Istilahnya, alih-alih diberi ikan, sebaiknya warga diberi pancing kemudian diajari mencari ikan sendiri. Program-program semacam ini pada akhirnya hanya menurunkan mekanisme self helf dan malah membuat masyarakat jadi ketergantungan.

  1. Masih Adanya Diferensiasi Struktural

Istilah ‘Yang miskin semakin miskin’ adalah kasus yang acap kali terjadi di Jakarta. Peluang bagi warga miskin Jakarta untuk mengembangkan potensi ekonomi kadang harus terhenti karena berbagai faktor perizinan yang rumit hingga ketiadaan tempat usaha yang layak.

Jangankan mengembangkan kegiatan ekonomi, atas nama ketertiban kota tak jarang warga miskin harus jadi korban penggusuran. Orang-orang miskin di Jakarta kebanyakan tidak memiliki akses untuk mendapatkan pinjaman untuk pengembangan usaha. Faktor ini membuat mereka semakin tersisih karena kalah dengan raksasa-raksasa usaha yang bermodal besar.

  1. Jakarta Tak Ramah untuk Rakyat Miskin

Sebagai ibu kota, Jakarta memang sudah di-setting sedemikian rupa untuk menjadi kota megapolitan yang bisa dibanggakan. Kondisi ini sebenarnya sangat tidak bersahabat untuk masyarakat miskin yang pada akhirnya harus terus terpinggirkan. Usaha yang mereka buat kehilangan daya saing karena penetrasi besar-besaran dari perusahaan skala besar yang memiliki modal jauh lebih banyak.

Hasil produksi usaha-usaha kecil seperti makanan atau minuman yang dibuat oleh warga miskin misalnya, masih kalau saing dengan yang ada di pasaran. Singkat kata, tidak ada banyak peluang bagi mereka mengembangkan perekonomian yang cenderung bergerak ke arah global.

  1. Tekanan yang Lebih Besar Dibanding Daerah Lain

Ada banyak orang miskin di pedesaan, namun tekanan yang mereka hadapi tidak sebesar warga yang tinggal di Jakarta. Sebagai kota besar, biaya hidup dan harga bahan pokok cenderung lebih mahal. Selain itu, Jakarta masih kekurangan jaring pengaman sosial yang mampu meringankan beban warga miskin di Jakarta.

Pola hubungan sosial dan hubungan kerja yang cenderung soliter dan kontraktual juga disinyalir menjadi penyebab semakin besarnya beban yang harus ditanggung oleh masyarakat miskin kota besar seperti Jakarta. Semakin banyaknya orang luar yang berdatangan ke Jakarta juga membuat iklim persaingan semakin ketat dan pada akhirnya yang paling lemah akan tersisih.

Sejak dulu hingga sekarang, Jakarta memang tidak pernah berhenti menarik perhatian. Seperti dua sisi mata uang, di balik pesonanya yang memikat hati banyak orang untuk datang dan tinggal, ada sisi lain yang membuat kening mengernyit—kemiskinan yang tak kunjung hilang.

PR pemerintah untuk memberantas kemiskinan di Jakarta memang masih panjang. Namun jika langkah tepat mampu dijalankan, bukan tak mungkin Jakarta akan sebaik kota-kota besar lain di dunia.

Dapatkan informasi lain seputar Jakarta hanya di insidejakarta.com!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
Facebook
Google+
https://www.insidejakarta.com/ketahuilah/faktor-penyebab-sulitnya-memberantas-kemiskinan-di-jakarta">
Twitter